Hamster Kecilku
Sudah beberapa bulan kamu pergi, aku masih ingat jelas pembicaraan kita untuk terakhir kali. Saat itu kita sama sama sedih kan, kamu yang ingin pergi ke Berlin untuk mengikuti lomba paduan suaramu yang kamu bangga banggakan itu. Aku yang mencoba menahanmu untuk tidak pergi, tapi kamu bersikeras sambil tersenyum lucu. "Jangan gitu dong Sa, aku gak bakal lama kok jangan kangen kangen amat ya,"kamu tersenyum lebar. "Mana bisa aku gak kangen, kita beda benua tau,"sambil memegang tanganmu erat di bandara. Sambil mencubit pipi ku dan tangan satunya memegang tanganku, kamu mulai menunjukan mata indah mu. Lagi lagi hanya senyuman yang ku dapat. "Udah ya Sa entar aku bakal ngabarin kamu selalu, pesawat aku mau berangkat nih,"tanganmu memegang lembut pipiku. "Tapi, Mey... aku bakal sendirian, udah ya gak usah pergi ya ya ya....,"Aku yang masih menahanmu setengah mati. "ehhh..., kan ada Nami jaga dia ya sa, awas lo kalok sempat aku pulang ...